Peradaban dalam Politik Desa Melo
![]() |
Panorama Kampung Desa Melo, Poco Ranaka, kab. matim, Flres Ntt |
Opini
Penulis : Ferianus Jeharu
Kembali penulis menegaskan bawa Desa Melo merupakan Desa yang berada di Pocoranaka Kabupatan Manggarai Timur,Flores, Nusa Tenggara Timur.
Peradaban dalam politik Desa, dan tulisan ini juga sepertinya agak menyimpan" persoalannya saat ini Desa Melo lagi dalam politik Desa, pemilihan kepala Desa terbaru.
dan untuk menjamin kepercayaan Masaryakat dalam politik Desa dalam bertarung mencari figur terandal untuk mengantar jalanya regulasi Pemerintah Desa Melo, oleh karena itu penulis berharap sekali, bisa menemukan para calon yang memiliki daya saing dan berintergeritas bisa membawa Desa Melo keluar dari krisis ke miskinan.
Politik Desa dengan Sistem Kekeluargaan.
Disini agak repot dimana, dalam satu pertarungan Politik publik dan tujuanya untuk memenangkan satu lawan, namun di kuat dengan sistem keluarga
Politik Desa dengan mencari kecerdasan para calon Kades.
Dimana Masaryakat harus pandai menempatkan diri dan melihat figur calon Kades, dari kehidupan sehari-hari dan kepedulian di Desa tersebut dan minimal pernah kerja sebagai perangkat Desa.
Pernah bekerja sebagai perangkat Desa.
Pertanyaan,apakah pernah mencetuskan ideh kreatif yang bisa memajukan roda Pemerintah Desa dan memberi wawasan umum untuk Masaryakat Desa,
Saya pikir siapa saja boleh berdail diri bahwa dia bisa memimpin Desa tersebut dengan berlatar belakang visi misi yang kurang paham oleh Masaryakat Desa Melo,
Oleh karena itu, adanya para calon yang sudah jelas menawarkan visi dan misi secara jelas, dan latar belakang Politik nya sudah paham oleh Masaryakat dan kehidupannya sudah menghabiskan masa waktu untuk membangun Desa Melo,saat ini juga ia membawa visi dan misi yang cukup di percaya oleh Masaryakat
Dan bagimana dengan figur pendatang baru calon kepala Desa Melo.
Figur terbaru dan masi mudah ini, juga sangat bagus untuk Desa Melo dan memiliki intergeritas tinggi segala pemikiran penuh dengan inovasi baru.dan Masaryakat patut di banggakan.namun dalam sisi peradaban di suatu Desa ini "mereka ini politik baru di desa Melo, yang bisa saja kedatangan mereka untuk menguji kemampuan berpolitik bisa atau tidak.
Sedangkan untuk bisa merangkul Masaryakat secara umumnya dengan ceremonial dan tata cara adat dan Budaya, mereka ini masi perluh diskhursus khusu dengan Masaryakat Desa,
yang paling bagus sebenarnya kalau mereka mau maju mencalon diri sebagai orang tertua di Desa Melo minimal, mereka ini, sudah bekerja untuk masaryakat Desa,
misalkan secara independen dalam bentuk memberi wawasan baru dalam ide berwirausaha baru dan figur-figur terbaru ini juga seperti nya kurang begitu kenal di Desa ini
Jika figur terbaru ini tidak dalam bentuk kampanye dan dengan merangkul tetua adat, bisa-bisa majunya figur-figur terbaru bisa menjadi simpel untuk maju untuk kontestasi yang ke berikutnya.(*)
Komentar